Sekat

Aku pernah memberi tahu padamu bahwa melihat keindahan lautan pada bola matamu; dan kau sempurna tidak percaya. 

Aku candu pada romantisasi. karena itu aku berpikir bahwa waktu menulis terbaikku adalah saat sedang jatuh hati. pikiranku konstan menghitung sesuatu untuk kutulis tentangmu. apapun yang kau katakan atau lakukan menjadi material untuk catatanku; dan kau sempurna tidak menyadari.

Mungkin menyebalkan. aku berpikir bahwa bisa memperbaiki orang semudah mengoreksi grammar yang salah. kau tidak bisa melihat refleksi dirimu dari setiap prosa yang aku tulis. kau membencinya, entah membenci tulisanku atau membenci dirimu sendiri sebenarnya. 

Kau tidak pernah melihat potongan dirimu versi tulisanku karena itu ide-ku tentang-mu? baiklah ! jangan jatuh cinta pada kata-kataku. catatan itu hanyalah hasil dari delusi. sebuah perekatan untuk memenjarakan diriku sendiri.

Lalu kau akan menyadari; bahwa matamu itu hanyalah matamu saja. tidak ada lautan di sana. itu adalah gerbang kesadaran yang selalu kau pahami dan terus saja selamanya ingin kau percayai.

Bukan karena kau tidak memilki seni, tetapi murni karena tidak peduli ! 

0 comments:

Post a Comment

My Instagram