Hidup bunga hanya sebentar. pun jika sebuah perasaan bersemayam terlalu lama pada hati yang masih terluka. maka, akan lebih baik membuat sekat agar tidak menghancurkan keduanya.
Pernah teramat jatuh. mengingkari logika dan membuat perumpamaan semu di kepala. agar semua benang
merah saling terkait. terlalu candu, terlalu banyak menebak. seperti permainan
yang tidak pernah diselesaikan oleh anak-anak. waktu yang dikisahkan terlalu
sempit. menyita luang yang seharusnya cukup. banyak kekalutan yang tak terjawab. terlantar, bak tak pernah ada kepastian di dalamnya.
Karena sekiranya tidak mau lagi menyebut nama. tidak hari
ini, atau esok. kemarin-kemarin mungkin nama itu masih familiar di telinga. tapi kini semakin asing dan agak risih kembali mendengarnya.
Lalu,
Bila sekiranya senyap adalah jalan keluar, maka biarkan
bunga aman dalam dekapan alam. jangan mengusiknya, jangan mengganggunya, jangan
menyentuhnya apalagi kembali menginginkannya.
Larangan-larangan itu bersifat selamanya. keserakahan dan ketamakan bukanlah jalan meminang perasaannya.
0 comments:
Post a Comment