Agony

Hari ini matamu sembab, wajahmu pucat. apakah semalam air matamu bertumpah ruah ?

Coba duduk !

Bernapaslah.

Lihat, rambutmu ! kau lupa menyisir !

Dan seperti biasa. tatapanmu datar, seperti hendak memungut musuh.

Padahal benar kan ? dalam  hatimu  hanya ada setumpuk masalah lusuh ?

Tidak suka memaksa senyum  hadir, katamu sedang menghemat energi.

Membiarkan segalanya mengalir. katamu sedang menikmati sepi.

Ah. kau ini !

Tepatnya kau duka yang mencintai agony. gadis berwajah murung yang suka memelihara geram. 

Amarah selalu merundung, tetapi belagak tidak apa-apa dan diam.

Hei, kau manusia bukan malaikat. jadi sudahilah !

Tamat -

0 comments:

Post a Comment

My Instagram