Semesta Perayaan

Semesta perayaan !

Doa-doa yang dirapalkan. permohonan yang dilangitkan. tiupan dingin dari fana kehidupan.

Inilah cangkang

Hari ini hujan turun dan saya bersiap membuka jendela menyambutnya. sebuah hadiah di hari perayaan menjadi dewasa. aroma petrichor selalu mengundang untuk lebih lama menikmati wangi dari rintiknya. di atas tanah basah, saya bisa melihat kenangan muncul dan menggenang meski itu ternyata hanya kubangan air keruh di jalan berlubang. 

Seporsi hujan dari semesta perayaan ! hujan lengang dan tidak meriah. membantu mengeja huruf dan angka.

Berdansa manja

Hujan belum mati. dia masih di sini, bersama saya merayakan sukacita.

Semesta Perayaan !

Langit menangis sembari mengirim pesan

Bahwa jangan sampai sibuk memoles permukaan, hingga lupa pada kedalaman

Langit begitu pucat. warna kelabu  menyerupai gugusan pekat pada cerobong asap. saya ikut menangis diam-diam. perjalanan saya masih panjang, semoga berita kematian tidak datang lebih awal.

- Juni, Delapan


0 comments:

Post a Comment

My Instagram