Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda !
Bahasa indonesia adalah bahasa persatuan sesuai dengan isi pernyataan yang tertera pada salah satu poin di dalam teks sumpah pemuda. sebagai bahasa persatuan, bahasa indonesia berfungsi sebagai jembatan dalam berkomunikasi. ini mengingat bahwa bangsa indonesia di dalam masyarakat terdiri dari beragam bahasa daerah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak di antara kita yang kurang menyadari atau bahkan tidak tahu bahwa bahasa indonesia yang digunakan dalam percakapan sehari-hari masih banyak yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa indonesia. hal tersebut bisa disebabkan oleh dua hal. yaitu ; pertama, karena kita telah terbiasa menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari sehingga secara tidak langsung bahasa indonesia telah tercampur dengan bahasa daerah. akibatnya, bahasa indonesia menjadi tidak baku lagi. kedua, terkadang kita merasa lebih bangga saat menggunakan bahasa asing seperti bahasa inggris, jepang, atau mandarin yang menyebabkan keberadaan bahasa indonesia menjadi semakin terabaikan.
Penggunaan bahasa indonesia yang setiap saat berkolaborasi dengan bahasa lain, memerlukan adanya perhatian. minimal penertiban penggunaan bahasa di ruang publik sebagai bahasa pengantar atau “Lingua Franca” dan tidak boleh terkikis oleh bahasa asing atau bahasa daerah. walaupun kosakata bahasa indonesia sebagian besar dari hasil adopsi dan serapan oleh bahasa daerah maupun asing, tidak berarti peran dan eksistensinya bisa tergeser begitu saja. sebagai masyarakat indonesia, terutama generasi muda sudah sewajarnya untuk lebih peduli serta membiasakan diri menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
Penggunaan bahasa indonesia pada kalangan luas atau publik di zaman modern ini perlu dibenahi. sebab telah marak penciptaan bahasa baru. salah satu contohnya yaitu "Bahasa Alay" di media sosial seperti facebook dan twitter yang marak digunakan oleh para remaja zaman sekarang. ditinjau dari dua sisi yang berbeda, positif dan negatif. sisi positif dari penggunaan bahasa alay adalah remaja bisa jadi lebih kreatif dan juga bisa menjadi sebagai bahasa isyarat. hal ini tidak bertentangan, sebab bahasa alay merupakan bahasa ragam tidak resmi. sedangkan sisi negatifnya, bahasa alay lambat-laun akan merusak tatanan bahasa indonesia yang baik dan benar.
Penertiban penggunaan bahasa indonesia di ruang publik tentunya harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. tentang mengenai pentingnya peran bahasa indonesia sebagai bahasa pengantar dan penghela ilmu pengetahuan di indonesia. namun, menjaga kelestarian bahasa daerah kita juga perlu. begitu pula dengan bahasa asing. jadi, bagaimana menyelaraskannya ?
Kita bisa menggunakan bahasa daerah di lingkungan keluarga. menggunakan bahasa indonesia di lingkungan sekolah atau masyarakat dan menggunakan bahasa inggris di forum bahasa asing. misalnya dengan mengikuti kursus bahasa asing dapat mempermudah dan mempercepat kita dalam mempelajarinya. tidak ada salahnya kan kita memelajari bahasa asing? itu akan memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan warga asing. selain itu kita juga bisa mengambil peluang bisnis dengan negara yang menggunakan bahasa tersebut.
Namun, kita juga perlu melestarikan bahasa daerah agar tidak punah. misalnya dengan membiasakan diri saat berbicara dengan orang tua atau saudara di rumah menggunakan bahasa daerah. dan yang terpenting, utamakanlah menggunakan bahasa indonesia di lingkungan mayarakat. seperti pada saat memberi saran, tanggapan, dan berkomunikasi dengan orang lain.
Nah! apapun itu yang terpenting kita bisa membagi porsi sesuai kebutuhan. dengan begitu tidak menggeser makna bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan seperti yang tertuang dalam teks sumpah pemuda.
.jpg)
0 comments:
Post a Comment