Enzyme

“Discipline will take you place where motivation can't” (disiplin akan membawamu kepada tempat di mana motivasi tidak bisa) – anonym

Saya ingin memberitahu tiga buku yang menjadi gerbang utama perubahan dalam hidup saya. buku-buku dari Dr. Hiromi Shinya yang membahas seputar Enzyme. siapa Hiromi Shinya ? beliau adalah seorang dokter ahli bedah berprestasi dalam bidang ilmu endoskopi gastrointestinal (endoskopi lambung dan usus) yang telah melakukan pemeriksaan endoskopi lambung dan usus sekitar 300.000 lebih kasus dan 90.000 lebih operasi penyingkiran polip di jepang dan Amerika Serikat. buku-bukunya menjadi panduan menjalani hidup sehat dan panjang umur secara alami tanpa ketergantungan pada obat-obatan tertentu. saya mulai berusaha mendisiplinkan diri agar saksama mengikuti saran dan pola hidup beliau pada pertengahan tahun 2019. sembilan bulan kemudian, perubahan pun terjadi pada tubuh saya dan itu mempengaruhi hidup saya secara keseluruhan. tulisan ini saya maksudkan untuk berbagi informasi dan pengetahuan dari hasil mempraktikkan panduan sehat melalui pemahaman yang lebih komprehensif.

Pertama, saya harus memberi tahu dulu apa itu enzim. enzim adalah nama umum untuk katalis protein yang dibentuk di dalam sel mahluk hidup yang vital untuk seluruh aktivitas kehidupan dan untuk mempertahankan kehidupan. enzim digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari seperti ekskresi, penyediaan energi, regenerasi sel, transportasi, serta sintesis dan penguraian dalam tubuh. sebanyak lebih dari 5000 jenis enzim vital diciptakan dalam sel tubuh mahluk hidup dan dapat diproduksi menggunakan makanan yang dikonsumsi. setiap enzim memiliki fungsi tersendiri dan karakteristik khusus sesuai pembagian tugasnya.

Keberadaan enzim memegang peran penting dalam keberlangsungan hidup individu. secara sederhana, kita harus menjaga agar tubuh tidak mudah teroksidasi serta menjalani hidup yang tidak menguras kekuatan enzim baik dari segi kualitas maupun kuantitas. adapun kegiatan yang memboroskan enzim adalah proses detoksifikasi, yaitu sebuah kondisi menetralkan racun atau toksin di dalam tubuh. baik yang berasal dari alkohol, zat kimia dari rokok, kafein dari kopi, tanin dari teh hijau dan beragam obat kimia, virus, radikal bebas, stress  serta gelombang elektromagnetik.

Secara garis besar ada tujuh kunci hidup sehat yang secara konkret ditulis dalam ketiga buku itu. pertama adalah pola makan yang benar. tubuh kita akan beregenerasi setiap hari lewat bahan baku yang masuk lewat mulut. makanan yang baik memiliki dua syarat. pertama, harus alami, kedua harus segar. adapun makanan yang kategori kurang baik yaitu pertama, makanan yang teroksidasi karena makanan ini melahirkan radikal bebas (oksigen aktif) yang bisa melukai sel dan menguras enzim untuk menawar toksin. kedua, makanan hewani. karena lemak yang terkandung pada daging tidak bisa mencair dengan baik dengan suhu tubuh manusia sehingga mengakibatkan darah menjadi kental dan menggumpal. jika aliran darah buruk maka nutrisi tidak sampai ke sudut sel tubuh sehingga metabolisme menjadi terhambat. 

Adapun makanan olahan pabrik itu tidak memiliki nyawa dalam artian tidak mengandung enzim sama sekali. jadi, dalam kegiatan mengonsumsi makanan, sebaiknya didominasi oleh 85-90% makanan nabati dan sisanya 10-15% makanan hewani. apakah kalian tahu kenapa ketika menjenguk orang sakit banyak yang membawa buah ? karena buah adalah bingkisan nyawa yang terlahir dari alam dan makanan yang mengandung paling banyak enzim adalah buah-buahan. dari situ kita bisa merasakan kearifan khasiat buah untuk kepulihan alami. karena sesungguhnya bukanlah bagaimana kita hidup dalam keterbatasan, namun kebijaksanaan memilih dalam keberlimpahan informasi dan barang-barang; termasuk keputusan makanan apa saja yang kita perbolehkan masukkan ke dalam tubuh.

Berikutnya adalah pentingnya meminum air. air menempati 60-70% tubuh manusia dan mengaliri empat aliran air yaitu aliran darah dan getah bening, aliran pencernaan, aliran urine dan aliran udara. selain itu, air menjadi katalis bagi pertukaran informasi atau jalinan komunikasi antara gen, mikroorganisme dan enzim. meminum air yang baik akan membantu memperbaiki sirkulasi cairan tubuh dan upaya dorongan mengeluarkan toksin melalui kotoran. alasan krusial pentingnya air antara lain adalah tanpa air, enzim mustahil untuk bekerja. air juga menata aliran organ pencernaan dan melancarkan pembuangan toksin sehingga menata keseimbangan bakteri dalam usus. selain itu, air berperan penting bagi sistem kekebalan tubuh.

Dari sini kita bisa tahu bahwa air memegang peranan yang teramat penting bagi tubuh. tingkat kandungan air kulit terus berkurang seiring usia. kandungan air pada lapisan hypodermis kulit bayi yaitu 88%. dan setelah usia 60 tahun bisa dibawah 40%. banyak yang berpikir bahwa air harus diminum saat haus. tetapi itu salah karena haus adalah sinyal darurat yang menyerukan kurangnya kadar air dalam tubuh. lalu pernah mendengar istilah “gagal fokus” dan disarankan minum air dulu? nah! ternyata mekanisme pada pasokan air yang masuk ke dalam tubuh mempunyai prioritas. pertama dan yang utama adalah otak ! karena air pada otak digunakan sebagai media penghantar informasi. jika kandungan air pada otak tidak cukup akan muncul masalah berupa kegagalan memproses informasi atau perintah otak tidak tersampaikan dengan tepat. bahkan gejala berat bisa menimbulkan gangguan kesadaran. jadi jangan biarkan tubuh dehidrasi ya !

Selain makanan dan air yang baik, syarat kunci hidup sehat dari Dr. Hiromi Shinya adalah “pembuangan” yang benar. tahukah mengapa sembelit bisa menyebabkan jerawat ? ternyata begini mekanismenya. usus adalah organ pencernaan yang menyerap makanan. kalau usus kita sehat maka nutrisi dapat diserap dengan baik. sedangkan ampas dan racun (toksin) dikeluarkan sebagai fases atau tinja. jika pembuangan tidak dilakukan secara teratur maka akan menimbulkan masalah pada kulit. toksin yang menumpuk dalam usus akan segera mencari jalan keluar. mengalir dari dinding usus ke pembuluh darah dan keluar lewat kelenjar keringat pada kulit. biasanya sembelit dalam waktu yang lama bisa memunculkan masalah kulit seperti jerawat dan kulit kasar. makanya, penting sekali membuang toksin tersebut melalui saluran yang benar dan teratur sehingga tidak menimbulkan masalah pada kulit.

Pernapasan yang benar merupakan poin ke empat dari saran beliau. pernapasan “dalam” lewat perut bermanfaat untuk menekan ketinggian emosi pada saraf simpatik dan membuat saraf parasimpatik lebih dominan. sangat baik menenangkan tubuh, juga menghilangkan stress. idealnya, dalam satu jam menghirup napas pendek dan embuskan perlahan-lahan sedikit demi sedikit. bernapas sebaiknya melalui hidung karena terdapat mukosa yang berfungsi sebagai penyaringan debu yang membersihkan udara terhirup juga menurunkan dampak buruk 50-80% kotoran, mikroorganisme dan benda asing yang terhidup bersama udara ke dalam hidung. bernapas melalui hidung juga mengatur secara alami sirkulasi udara agar kelembapan dan temperaturnya pas. prosedur ini mencegah keringnya trakea (saluran pernapasan) sehingga mencegah virus berkembang biak. karena itu, dalam sistem pernapasan yang baik hiruplah udara melalui hidung dan bukan mulut. setelah mengetahui cara pernapasan yang benar dianjurkan kepada kita agar bermeditasi sebagai salah satu cara yang baik untuk melatih ritme pernapasan agar rileks dan teratur.

Olahraga? benar. dengan tanda kutip “secukupnya”. dikatakan secukupnya karena olahraga yang cukup memperbaiki lima aliran penting yaitu aliran darah dan getah bening, aliran pencernaan, aliran urine, aliran udara dan aliran ki atau tenaga dalam. karena jika kelima aliran itu baik maka suplai nutrisi, pembuangan toksin dan suplai oksigen berlangsung lancar dan metabolisme tubuh menjadi aktif. beberapa jenis olahrahga yang bagus adalah berjalan kaki yang merupakan olahraga seluruh tubuh paling baik, berenang, bersepeda, yoga dan aerobic. berolahraga berat tidak baik karena melahirkan radikal bebas sehingga menguras enzim untuk detoksifikasi.

Kemudian kunci hidup sehat selanjutnya adalah istirahat dan tidur yang baiktidur berperan sangat penting dalam menjaga irama tubuh. istirahat dan tidur mengembalikan fungsi seluruh tubuh yang sudah lemah seperti aliran darah, aliran getah bening, sistem saraf dan sekresi internal agar kembali  normal. hal ini berarti mengizinkan tubuh menyeimbangkan diri yang disebut homeostasis. nah ! poin tidur ini-lah yang saya kurang maksimalkan. saya terbiasa tidur di atas jam 03.00 pagi dan bangun di atas jam 09.00 (kecuali ada agenda tertentu yang mengharuskan bangun lebih awal). bagian ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya. karena sesungguhnya saya memiliki masalah kesulitan tidur. saya mencoba menawar satu poin ini dalam artian masih berjalan pelan-pelan. pokoknya, tahun depan, saya berkomitmen mengubah jam tidur saya sembari membiasakan diri mendapat istirahat dengan cukup di malam hari dan beraktivitas di pagi harinya. semangat !

Poin terakhir adalah dengan “memunculkan perasaan bahagia”. kebahagiaan dan cinta dapat membangunkan suatu potensi jauh di luar pemahaman kita sebagai manusia. dorongan energi emosi yang positif dapat menstimulasi DNA untuk memproduksi enzim pangkal yang beraksi sebagai bio katalis untuk memperbaiki sel-sel. kebahagiaan bisa bersumber dari mana saja termasuk dari hobi sederhana seperti menulis, membaca, menyanyi, menari, tertawa dan juga meluangkan waktu setiap hari untuk sikap saling menghargai antar sesama manusia. perasaan negatif seperti gelisah, khawatir, sedih, benci dan marah menurunkan kekuatan enzim. karena mau serajin apapun menjaga tubuh kita, bahwa jika kita adalah orang yang menanggung masalah di hati maka tidak bisa menjadi sehat dalam pengertian sebenarnya.

Saya juga masih berusaha menerapkan gaya hidup sehat dan alami ala beliau. tidak mudah! mengingat banyak sekali godaan untuk hidup dengan cara yang lebih instan terutama menyangkut makanan. pola tidur yang belum maksimal dan olahraga masih kadang-kadang. sesungguhnya kunci dari segala keberhasilan tersebut adalah komitmen serta konsistensi. meski masih belum sepenuhnya terealisasikan, akan tetapi saya akan berusaha sebaiknya. seperti kebiasaan minum air putih minimal 8 gelas sehari, mengonsumsi buah dan sayur, dan berbahagia di momen saat ini.

Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Dr. Shinya. semua ilmu dalam bukunya sungguh bermanfaat bagi perubahan hidup saya. semakin lama saya merasa terapkan, semakin saya merasa “cukup” oleh anugerah dan kebaikan semesta alam.

Sebagai epilog, kita tahu bahwa penyakit gaya hidup sebenarnya merupakan penyakit kelalaian dan manajemen diri dan memperbaiki gaya hidup sehari-hari jauh lebih penting daripada mengandalkan keampuhan operasi atau obat-obatan. 

Terakhir, saya sematkan kutipan favorit saya dari buku Dr. Shinya bahwa :

Kesehatan kita bukan milik kita seorang diri, melainkan juga kesehatan semua nyawa yang tak terhingga jumlahnya yang membentuk diri kita saat ini” 

Semoga kita tidak bosan menjaga dan memelihara kesehatan ! demikian ~

0 comments:

Post a Comment

My Instagram